sebagai penari tambourine di gereja lokal ku, kejadian" tak terduga seperti tamborin nya kejedug panggung, kepeleset pas muter, telat dateng ke depan panggung, guling" di atas karpet (yg ini ngga sih) sudah lazim terjadi. namun ada suatu kejadian yang takkan terlupakan seumur hidupku.
jadi kostum kita pas mau nari itu topi putih, kemeja putih, celana putih, kaus kaki putih, sepatu balet. nah aku sudah mempersiapkan semuanya. namun satu hal: celana putih satu"nya milikku kedodoran. namun aku sudah mencobanya di rumah, dan mencoba berjalan", namun celana itu tetap bergeming, menggantung di pinggulku dengan aman. jadi aku aman" saja toh?
ga juga sih.
pas nari lagu pertama, kejadian mengagetkan pun dimulai. celanaku melorot sampai kerasa di bawah batas bawah kemejaku! omg aku langsung menari dengan gerakan seminimal mungkin, namun celananya tidak berhenti melorot. aku pun ga bisa melepaskan tanganku dari pukulan tamborin, karena kalo kulepas tanganku buat narik celana yg kedodoran, maka perbedaanpun akan terlihat jelas dan semua perhatian akan tertuju padaku, dan kegiatanku. jadi aku mencoba pasrah. setiap syncopated dari ritme lagu yang ada, aku langsung menarik celanaku. mana gerakan di refrain nya ada yang lompat" sambil ngangkat lutut keatas lagi. habis aku.
lalu kejanggalan yang sudah kututupi sejak awal, mulai terlihat oleh beberapa jemaat pada lagu yang kedua, terutama jemaat cowo" yang mulai berbisik. GIYAAAAAHAHAHAHAHA -______-
aku mo lari keluar panggung saat itu juga, namun hal itu sangat tidak profesional jika dilakukan oleh seorang penari. jadi aku tahan sampe lagu ketiga. aku langsung ngeloyor keluar duluan. di toilet aku hampir nangis. tapi sudahlah, itu kejadian lama.
jadi, belilah belt!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar