i love Jesus because He loves me that much.

20 Feb 2011

novel script - buat sndiri loh!

sbnernya ini bukan novel script juga sih. dpt inspirasi trus tulis adegan ini aja. blm tau sblmnya dan ssudahnya critanya gimana. wkwkw

niken menatapnya bingung.
"kau tidak mengejarnya?"
"buat apa? aku sudah bosan dengannya," kata chris sambil mendribble bola pelan dengan kepala tertunduk.
"kenapa? bukankah ia cantik?" niken memasang posisi hendak menerima chest pass yang dilontarkan chris dengan mantap.
"ya. namun ia tidak memiliki kecantikan dari dalam."
"inner beauty?"
"ya."
diam sejenak.
niken terus mendribble bola basket yang dipegangnya dengan cekatan sambil memandangi chris.
"jadi, apakah kalian ingin putus?" niken angkat bicara.
chris seperti tersadar dari lamunannya. ia mendongak menatap niken, menaikkan sebelah alisnya dan tersenyum nakal.
"aku akan putus dengannya bila lemparan three point mu masuk ke ring," tandasnya seraya menunjuk ke arah keranjang setinggi 2 meter itu.
niken memiringkan kepalanya memandang chris, tidak percaya.
"dasar licik. keputusanmu pasti sudah bulat untuk mengakhiri hubungan kalian," gumamnya, yang kemudian menimbulkan seulas senyum pada bibir mungilnya.
ia memantul-mantulkan bola itu ke lantai dengan ringan, lalu menatap langsung ke arah ring. dengan satu lompatan ringan, ia melemparkan bola itu dengan santai dari garis three point.
selagi bola itu melayang di udara, chris berbalik badan untuk mengambil botol minum di dalam tasnya,  seperti sudah tahu apa yang terjadi.
masuk.
sungguh sempurna.
chris menutup mata, tersenyum seraya meneguk banyak-banyak air dalam botolnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar